Isi Artikel Utama

Abstrak

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap masalah gizi akibat perubahan kebutuhan fisiologis dan perilaku makan yang belum sesuai dengan prinsip gizi seimbang. Pengetahuan dan sikap merupakan faktor penting yang memengaruhi terbentuknya perilaku gizi pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap remaja dengan perilaku gizi seimbang.Metode Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 40 remaja yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur pengetahuan, sikap, dan perilaku gizi seimbang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 50% responden memiliki pengetahuan baik dan 52,5% memiliki sikap positif. Perilaku gizi seimbang yang baik ditemukan pada 57,5% responden. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan perilaku gizi seimbang (p = 0,011; OR = 7,429) serta antara sikap dengan perilaku gizi seimbang (p = 0,005; OR = 9,208).KesimpulanPengetahuan dan sikap berhubungan secara signifikan dengan perilaku gizi seimbang pada remaja, dengan sikap sebagai faktor yang lebih dominan. Diperlukan upaya edukasi gizi yang tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membentuk sikap positif guna mendorong perilaku gizi seimbang yang berkelanjutan pada remaja.


 


Kata kunci: remaja; pengetahuan; sikap; perilaku; gizi seimbang

Rincian Artikel